Terhubung dengan sistem ERP & MES seperti

Integrasi / ERP / Infor LN

Apakah Infor LN Mendukung Penjadwalan Produksi Sesuai Kapasitas? Enterprise Planning, Job Shop Scheduler, Scheduler+ dan SkyPlanner APS

Infor LN mendukung penjadwalan produksi sesuai kapasitas aktual pada sebagian fungsinya, tergantung rilis yang Anda gunakan. Secara default, perencanaan induk tidak memperhitungkan batas kapasitas. Mulai LN 10.8, Job Shop Scheduler menjadwalkan mesin bottleneck sesuai kapasitasnya untuk beberapa minggu ke depan. Rilis LN 2026 menambahkan Planner+ dan modul tambahan Scheduler+.

Linimasa Gantt SkyPlanner APS yang menampilkan job terjadwal di berbagai stasiun kerja dan daftar pesanan di bawahnya.

Pabrik yang ingin menjadwalkan produksi sesuai kapasitas aktual setiap mesin, operator, dan alat menggunakan SkyPlanner APS bersama LN, apa pun rilis LN yang digunakan.

Cara Infor LN merencanakan kapasitas, langkah demi langkah

1. Master data kapasitas

Kapasitas ditetapkan di Work Centers (tirou0101m000) dan Machines (tirou0102m000). Tasks (tirou0103m000) menjelaskan pekerjaan yang dilakukan, misalnya penggergajian, pengeboran, atau pengecatan. Setiap Routing Operation (tirou1102m000) menghubungkan tugas dengan work center dan, jika diperlukan, mesin.

Jam kerja diambil dari Calendars untuk setiap unit perusahaan. Working Time Schedule (tcppl1100m000) membagi jam kerja berdasarkan jenis tenaga kerja.

2. Enterprise Planning: tanpa batas kapasitas atau dengan pengendalian beban kerja

Setiap unit perencanaan menggunakan salah satu dari dua mesin perencanaan induk.

Perencanaan tanpa batas kapasitas merupakan pengaturan default. Menurut Infor: “In infinite master planning, LN generates a supply plan without taking into account any capacity or material constraints.” (Dalam perencanaan induk tanpa batas kapasitas, LN menghasilkan rencana pasokan tanpa memperhitungkan kendala kapasitas maupun material.) Infor membandingkannya dengan “the traditional MRP II planning paradigm.” (paradigma perencanaan MRP II tradisional).

Pengendalian beban kerja “considers the constrained availability of capacity and materials.” (memperhitungkan keterbatasan kapasitas dan ketersediaan material). Tujuannya adalah “control the workload level for all work centers that are considered a constraint.” (mengendalikan tingkat beban kerja semua work center yang dianggap sebagai kendala). Jika diperlukan, produksi yang direncanakan dipindahkan “to earlier or later periods.” (ke periode yang lebih awal atau lebih akhir).

Transfer order berbasis beban kerja juga dapat menghentikan transfer order produksi ke suatu sumber daya produksi setelah bebannya mencapai standar yang ditetapkan di Work Centers – Planning.

3. Lead time dalam perencanaan order

Lead time order terencana ditentukan dari data routing terperinci, nilai tetap Order Lead Time, atau gabungan keduanya. Kolom Operations Horizon di Items – Planning (cprpd1100m000) menentukan metode yang digunakan.

4. Resource Master Plan

Resource Master Plan (cprmp3501m000) menampilkan kapasitas yang tersedia, dibutuhkan, dan masih tersisa pada suatu work center untuk setiap periode perencanaan. Sisa kapasitas yang negatif berarti beban melebihi kapasitas. Perencana dapat melihat masalahnya, tetapi layar ini tidak menyelesaikannya.

5. Job Shop Planning Board

Di Job Shop Planning Board (tisfc8372m000), “a shop floor planner can use the Job Shop Planning Board … to manually change the schedule of operations.” (perencana lantai produksi dapat menggunakan Job Shop Planning Board … untuk mengubah jadwal operasi secara manual). Contoh yang diberikan Infor adalah kerusakan mesin dan keterlambatan komponen yang dibeli. LN 10.8 menambahkan filter berdasarkan work center, informasi ketersediaan material melalui pegging dengan kode warna, serta tampilan utilisasi kapasitas sesuai konteks.

6. Job Shop Scheduler (LN 10.8 dan yang lebih baru)

Ini adalah alat penjadwalan produksi otomatis pertama di LN yang memperhitungkan batas kapasitas di lantai produksi. Menurut Infor, alat ini “can optimize your planned production order schedule by generating production schedules considering material availability and machine capacity constraints.” (dapat mengoptimalkan jadwal order produksi terencana dengan menghasilkan jadwal produksi yang memperhitungkan ketersediaan material dan batas kapasitas mesin). Alat ini:

  • “Schedules work on bottleneck machines against finite capacity” (Menjadwalkan pekerjaan pada mesin bottleneck sesuai batas kapasitasnya)
  • “Schedules work only after materials are available” (Menjadwalkan pekerjaan hanya setelah material tersedia)
  • “covers the very near future, up to a few weeks” (mencakup jangka waktu sangat dekat, hingga beberapa minggu ke depan)

Anda menjalankannya dari Job Shop Schedule Runs (tisch1100m000) dengan menetapkan batas waktu perubahan dan horizon penjadwalan. Schedule Viewer (tisch8350m000) menampilkan beban kerja kelompok mesin kritis dalam diagram Gantt.

7. Planner+ dan Scheduler+ (rilis LN 2026)

Dalam dokumentasi 2026.x, parameter Planner Type menyediakan pilihan Infor Planner, yang berarti “Planner+ is enabled in Infor LN.” (Planner+ diaktifkan di Infor LN). Planning Engine (plaps0110m000) memiliki pengaturan Finite atau Infinite untuk material dan kapasitas, metode pembentukan kendala, serta cakupan mundur atau maju. Planner+ “designed for long-term planning of 12 months or more.” (dirancang untuk perencanaan jangka panjang selama setahun atau lebih).

Scheduler+ (Scheduler Plus, “also known as Scheduler+ or the Synchronized Scheduling Engine” (juga dikenal sebagai Scheduler+ atau Synchronized Scheduling Engine)) adalah modul tambahan Infor untuk penjadwalan produksi sesuai batas kapasitas, yang “may require a commercial component.” (mungkin memerlukan komponen komersial). Modul ini memperhitungkan mesin, karyawan, alat, changeover yang bergantung pada urutan dengan matriks changeover lengkap, material, dan pola sif. Modul ini mengambil kalender, mesin, routing, dan order produksi dari LN, lalu menuliskan kembali “the approved scheduled dates and resource assignments.” (tanggal terjadwal dan penugasan sumber daya produksi yang telah disetujui).

Saat Scheduler+ aktif, LN menambahkan status order produksi Scheduled. Order yang memiliki operasi harus dijadwalkan sebelum dirilis.

Apa yang tetap harus ditangani perencana

  • Secara default, tanpa batas kapasitas. Perencanaan induk mengabaikan batas kapasitas dan ketersediaan material, kecuali unit perencanaan menggunakan pengendalian beban kerja (sumber).
  • Per periode, bukan per operasi. Pengendalian beban kerja bekerja per periode dengan lead time tetap, dan “sequence dependent setup times are not taken into account” (waktu setup yang bergantung pada urutan tidak diperhitungkan) (sumber).
  • Kelebihan beban ditampilkan, bukan diselesaikan. Resource Master Plan menandai sisa kapasitas negatif pada setiap periode (sumber).
  • Papan perencanaan dioperasikan secara manual. Infor tidak menjelaskan adanya penjadwalan otomatis pada Job Shop Planning Board (sumber).
  • Cakupan Job Shop Scheduler terbatas. Hanya mesin bottleneck, tanpa karyawan atau alat, dengan horizon beberapa minggu dan dua aturan pengurutan: tanggal jatuh tempo paling awal atau waktu setup terpendek pada kelompok mesin yang sangat dipengaruhi waktu changeover (sumber).
  • Scheduler+ adalah modul terpisah. Infor menyebutnya sebagai modul tambahan yang “may require a commercial component,” (mungkin memerlukan komponen komersial), dan mendokumentasikannya mulai rilis LN 2026 (sumber).
  • Scheduler+ mengubah alur order. Modul ini menambahkan status Scheduled, dan order produksi yang memiliki operasi harus dijadwalkan sebelum dirilis (sumber).
  • Dalam siklus Scheduler+, penjadwalan dijalankan lalu hasilnya disetujui. Dalam alur kerja harian Infor, data dimuat dari LN, mesin penjadwalan dijalankan, lalu hasilnya diserahkan kepada perencana untuk “analyze, modify, and accept” (dianalisis, diubah, dan disetujui) (sumber).

Dalam praktiknya, banyak pabrik pengguna LN membuat rencana tanpa batas kapasitas, menjadwalkan satu atau dua kelompok mesin, dan menyimpan urutan produksi yang sebenarnya di Excel.

Kapan penjadwalan bawaan Infor LN sudah memadai

  • Anda memiliki satu atau dua kelompok mesin bottleneck, dan aturan tanggal jatuh tempo serta waktu setup terpendek pada Job Shop Scheduler sudah memadai untuk kelompok tersebut.
  • Perencana bersedia menyeimbangkan ulang beban kerja lainnya di Job Shop Planning Board.
  • Anda menggunakan rilis LN 2026, memiliki lisensi modul tambahan Scheduler+, menerapkan status Scheduled, dan memiliki perencana untuk menjalankan, meninjau, serta menyetujui setiap jadwal.

Kapan Anda memerlukan alat penjadwalan produksi sesuai kapasitas

Pilihan bawaan tidak lagi memadai jika beberapa kondisi berikut berlaku:

  • Anda menjalankan LN 10.x di server sendiri tanpa Scheduler+.
  • Output dibatasi bukan hanya oleh kelompok mesin kritis, tetapi juga oleh mesin lainnya.
  • Waktu changeover bergantung pada produk yang diproses sebelumnya.
  • Alat yang digunakan bersama, jumlah operator, dan kedatangan material menentukan pekerjaan yang dapat dijalankan berikutnya.
  • Rencana berubah beberapa kali seminggu dan papan perencanaan tidak mampu mengikuti perubahan tersebut.
  • Perencana sudah bekerja menggunakan data order produksi LN yang diekspor ke Excel.

Apa yang perlu dicari

  • Batas kapasitas setiap sumber daya produksi diperhitungkan sekaligus, bukan hanya kelompok mesin kritis.
  • Matriks waktu persiapan untuk changeover asimetris yang bergantung pada urutan.
  • Alat dimodelkan sebagai sumber daya produksi bersama dengan ketersediaan terbatas, disertai dukungan untuk job yang membutuhkan beberapa operator.
  • Penjadwalan yang memperhitungkan material berdasarkan stok dan order pembelian yang akan diterima.
  • Penjadwalan ulang otomatis saat produksi berjalan atau order berubah.
  • Antrean pekerjaan operator di perangkat seluler, agar tim lantai produksi bekerja mengikuti jadwal.
  • Mekanisme yang jelas untuk menuliskan kembali hasil penjadwalan ke operasi order produksi LN, sementara order, BOM, routing, dan pencatatan transaksi tetap dikelola di LN.
  • Alur order LN tidak berubah, kecuali Anda menginginkannya.

Pilihan yang tersedia terbagi menjadi tiga kelompok:

  • Perencanaan dan penjadwalan bawaan Infor (Enterprise Planning, Job Shop Scheduler, Planner+ dan Scheduler+) berjalan di dalam LN. Cakupannya bergantung pada rilis dan lisensi Anda.
  • Paket APS skala perusahaan dihubungkan ke LN melalui proyek implementasi tersendiri dan dioperasikan oleh tim khusus perencanaan.
  • APS berbasis cloud dengan eksekusi di lantai produksi, kategori yang mencakup SkyPlanner, menjadwalkan setiap sumber daya produksi secara otomatis sebagai pendamping LN. Perencanaan terus diperbarui mengikuti perubahan produksi, dan operator dapat mengakses jadwal secara langsung.

Peran SkyPlanner

SkyPlanner APS menutup setiap kekurangan di atas pada semua rilis LN. Kapasitas setiap stasiun kerja, orang, dan alat diperhitungkan sebagai kapasitas terbatas. Mesin Arcturus AI menyusun jadwal hingga tingkat operasi dalam hitungan detik berdasarkan prioritas dan tenggat Anda.

Matriks waktu persiapan menyimpan waktu changeover untuk setiap pasangan produk dalam kedua arah, lalu mesin penjadwalan memilih urutan dengan waktu setup paling sedikit. Alat yang sedang digunakan pada satu mesin tidak pernah dijadwalkan pada mesin lain. Job yang membutuhkan tiga operator mendapat tiga orang yang tersedia pada shift tersebut. Saat mesin atau orang tidak tersedia, pekerjaan dialihkan ke alternatif yang Anda tentukan.

Penjadwalan berdasarkan ketersediaan material memeriksa stok dan pesanan pembelian yang akan datang, sehingga job dijadwalkan setelah materialnya tiba. Autopilot menjadwalkan ulang secara otomatis saat produksi berubah, dengan tetap mematuhi penguncian jadwal dan prioritas Anda. Operator melihat antrean pekerjaan dan mencatat pekerjaan melalui Mobile Confirmations, Production Timer, dan Quick Log Mode.

Pilih SkyPlanner, bukan Scheduler+, jika Anda menginginkan jadwal yang memperhitungkan kapasitas nyata pada rilis LN yang digunakan saat ini dan mulai beroperasi dalam beberapa minggu sejak onboarding dimulai, tanpa membeli lisensi modul tambahan atau beralih ke rilis 2026.

Pilih SkyPlanner, bukan Scheduler+, jika rencana berubah setiap hari. Scheduler+ menghasilkan jadwal untuk dianalisis, diubah, dan disetujui oleh perencana. Autopilot merencanakan ulang secara otomatis setiap kali ada perubahan yang berarti, lalu mengirimkan tanggal baru ke LN.

Pilih SkyPlanner, bukan Scheduler+, jika operator perlu menjalankan kegiatan di lantai produksi berdasarkan jadwal melalui Mobile Confirmations, dan Anda ingin mempertahankan alur rilis order di LN tanpa tahap status Scheduled.

Mulailah dengan ekspor Excel atau CSV dalam uji coba gratis 30 hari, untuk hingga 20 stasiun kerja tanpa kartu kredit. Setelah itu, harga mulai dari 199 € per bulan, sudah termasuk 5 stasiun kerja. Penawaran biaya integrasi diberikan di awal sesuai proses dan kebutuhan Anda, bersama penawaran paket Anda.

SkyPlanner terintegrasi dua arah dengan Infor LN, dan tim SkyPlanner mengonfigurasinya selama onboarding. Lihat halaman SkyPlanner untuk Infor LN, panduan integrasi Infor LN, atau ERP lainnya.

Ulasan SkyPlanner dari perusahaan manufaktur

Kalle Kalliomäki, Spesialis Rantai Pasok di UTU, di lantai produksi panel distribusi listrik di Ulvila

2 jamdihemat setiap minggu

“SkyPlanner telah membawa perencanaan produksi kami dari lembar kerja Excel ke optimalisasi produksi secara real-time.”

Kalle Kalliomäki, Spesialis Rantai Pasok
UTU · Panel distribusi listrik dan perangkat hubung bagi

Perencanaan produksi menghemat 2 jam kerja setiap minggu, dan antrean pekerjaan baru sampai ke lini produksi dalam hitungan detik.

Baca ulasan UTU

Operator mengenakan pakaian khusus ruang bersih di lini pengisian botol di pabrik farmasi Laboratory & Allied di Nairobi

+90%efisiensi produksi

“Efisiensi produksi meningkat 90%.”

Abdul Rucyinga, Kepala TI
Laboratory & Allied · Manufaktur farmasi

Efisiensi produksi meningkat 90%, dan penyusunan rencana optimal untuk tiga bulan di seluruh stasiun kerja membutuhkan waktu kurang dari 30 menit.

Baca ulasan Laboratory & Allied

Hannu Ryynänen, Direktur Utama Mamec, di gedung produksi perusahaan di Lohja

1.000-anorder kerja dijadwalkan otomatis

“Kini kami mengendalikan produksi dengan cara yang berbeda, dan pemahaman kami tentang kapasitas sudah berada di tingkat yang sama sekali berbeda.”

Hannu Ryynänen, Direktur Utama
Mamec · Mesin pencampur industri, pompa, dan manufaktur kontrak berteknologi tinggi

Ribuan order kerja dijadwalkan secara otomatis, dan seluruh organisasi dapat memantau produksi secara real-time.

Baca ulasan Mamec

100%keandalan pengiriman sejak 2021

“SkyPlanner memberi kami gambaran kapasitas yang jelas dan membuat perencanaan lebih dapat diprediksi.”

Dan Berglund, COO/CFO
Opes Corporation · Manufaktur bahan kimia dan makanan

Keandalan pengiriman mencapai 100% selama SkyPlanner digunakan, sejak 2021.

Baca ulasan Opes Corporation

Pertanyaan umum

Apakah perencanaan kapasitas produksi Infor LN mengasumsikan kapasitas tak terbatas?

Secara default, ya. Metode default untuk perencanaan induk mengasumsikan kapasitas tak terbatas dan mengabaikan kapasitas serta material. Pengendalian beban kerja merupakan alternatif yang memperhitungkan kendala, diatur per unit perencanaan, dan bekerja berdasarkan periode perencanaan.

Apa fungsi Infor LN Job Shop Scheduler?

Mulai LN 10.8, fitur ini menjadwalkan order produksi terencana pada mesin bottleneck sesuai kapasitas yang tersedia, hanya setelah material tersedia. Cakupannya hingga beberapa minggu ke depan, dan Anda menjalankannya melalui Job Shop Schedule Runs. Schedule Viewer menampilkan kelompok mesin kritis pada diagram Gantt.

Apa perbedaan Infor LN Planner+ dan Scheduler+?

Planner+ adalah mesin perencanaan untuk jangka panjang, yaitu 12 bulan atau lebih. Scheduler+ adalah modul penjadwalan tambahan yang memperhitungkan keterbatasan mesin, karyawan, alat, changeover, dan material. Keduanya tercantum dalam kumpulan dokumentasi LN 2026.

Bisakah Infor LN bekerja dengan sistem penjadwalan eksternal?

Ya. Parameter perencanaan LN mencakup pengaturan External Planner, sehingga “The organization can integrate an external planning solution with Infor LN.” (Organisasi dapat mengintegrasikan solusi perencanaan eksternal dengan Infor LN.) SkyPlanner APS berjalan sebagai pendamping LN dan mengirimkan kembali tanggal operasi yang telah direncanakan ke LN.

Apakah SkyPlanner memerlukan Scheduler+ atau LN berbasis cloud?

Tidak. SkyPlanner menyusun jadwal dari order produksi LN, baik pada LN 10.x on-premises maupun LN di cloud. Hanya antarmukanya yang berbeda: ION BODs atau ekspor file untuk on-premises, serta layanan LN REST melalui ION API Gateway untuk cloud.

Bisakah saya menguji SkyPlanner dengan data LN saya sebelum melakukan integrasi?

Ya. Ekspor order produksi yang masih terbuka, operasi routing, dan work center dari LN ke Excel, lalu impor data tersebut selama uji coba 30 hari. Lihat harga atau hubungi tim penjualan.